TURNBACK-AI: (Perisai Intelijen Siber Terpadu Berbasis Telegram dan AI Autonom, di Balik Ancaman Darurat Penipuan Digital di Indonesia)
Pendahuluan: Mengapa TURNBACK-AI ? Ruang siber Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat kejahatan digital, khususnya yang dilancarkan melalui metode rekayasa sosial (social engineering). Berdasarkan data resmi yang dihimpun hingga pertengahan tahun 2026, total kerugian masyarakat akibat penipuan daring, seperti scam dan phishing yang disebarkan melalui WhatsApp, Telegram, dan SMS, telah menembus angka luar biasa antara Rp7,5 triliun hingga Rp9,3 triliun. Lebih memprihatinkan lagi, laporan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencatat lebih dari 608.000 laporan kasus penipuan digital aktif di Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, secara tegas menyatakan bahwa dampak nyata penipuan daring ini sangat genting, dengan estimasi bahwa sebanyak 22% atau lebih dari 50 juta pengguna internet di Indonesia pernah menjadi korban penipuan di ruang digital. Serangan siber dalam bentuk...